Penjual Kenangan

Thursday, October 07, 2010

me and anak tudung

hei, hei. sebenernya, saya ingin menuliskan cerita "my best friend's wedding". tapi, belum sempat. ;( kemarin baru satu paragraf. tapi, belum dilanjutkan lagi. sepertinya, saya butuh waktu semalaman, bahkan mungkin beberapa malam untuk menuliskan kisah kebersamaan kami (dalam artian benar-benar bersama, berdua ke mana-mana, dan disebut si kembar. :) dan sejak kami jadi teman sekamar sejak lulus kuliah, empat tahun lalu, kami menyebut diri kami "teman-dua-puluh-empat-jam"), selama, hmm, sekitar sembilan tahun, dan hampir sepuluh tahun... dan, butuh berparagraf-paragraf, dan beribu-ribu kata... ah, saya sangat ingin menuliskannya. tapi, belum sekarang. tapi, (pasti) akan saya tuliskan. ^_^




oh, ya, sekarang, saya lagi senang pake kerudungan dengan ciput arab/mesir. bikin anak rambut ga muncul di sana-sini. kata teman saya, enchit--yang lagi ada di singapura--di sana, dalaman ini disebut anak tudung--lucu sebutannya. :) saya juga tahu tentang anak tudung dari enchit. meski belum tahu bentuknya, kebayang anak tudung bakal nyaman dipakai, seperti yang enchit ceritakan. lalu, bersemangatlah saya untuk punya anak tudung.





awalnya, saya pengen nitip anak tudung sama temen saya itu--yang, psst, dari dulu jadi idola saya dan gita dalam cara pakai jilbab. :D. jadi, saya berharap-harap, enchit akan pulang ke Indonesia dengan membawa anak tudung. tapi, suatu hari, saya mengetahui bahwa ternyata anak tudung juga banyak dijual di sini (dan udah difilmin di kcb dan di-sinetron-in juga sama si marshanda). haha, saya ke mana aja si? ;p karena sore itu saya kesal dengan dalaman jilbab saya yang tak nyaman, langsunglah saya searching online lewat hp. dan menemukan toko online-nya. seneng banget--tapi, ternyata, di itc juga ada loh. hehe. akhirnya, lewat toko online itu, saya dan teman-teman sekantor beli barengan biar lebih murah harganya (kami beli sekodi. ;p).




hmm, senang nemu anak tudung ini. biasanya, rambut saya suka ke mana-mana kalau pake kerudungan. belum lagi kalau dalamannya salah. sore-sore, dalaman kerudungan udah ga tau ke mana. belum lagi kalau saya abis pakai helm saya yang fullface itu. kadang, pas buka helm, jilbabnya udah berantakan. haha.

dengan anak tudung, pake kerudungan jadi semakin nyaman. :)



3 comments:

pencakar langit said...

anak tudung tu maksudnya daleman? wuahahaha...gue juga nanya ma enchit, anak tudung apaan. hahahaha

Desfirawita said...

aku yg lagi belajar pake jilbab nie, kayaknya butuh si tudung deh.
makasih ya atas infonya ^_^

chitra said...

ahahaha thank youu iwieddd mmuachhh.. i know i know its so comfy yah..

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin