Penjual Kenangan

Saturday, October 23, 2010

Apa Golongan Darahmu?



Jarum suntik merupakan salah satu benda yang saya takuti. Dari dulu, saya sangat anti-disuntik. Bahkan, waktu SD, saat lagi marak imunisasi Hepatitis B, saya tidak melengkapi proses suntik-menyuntiknya. Saya hanya ikut satu kali, padahal harusnya dua kali. Sesi kedua yang diadakan minggu depannya tidak saya ikuti karena suntikan itu membuat lengan saya sakit sampai berhari-hari. Dan, sejak itu, saya tidak pernah lagi mau disuntik....


Lalu, karena itu pulalah saya tidak pernah tahu jenis golongan darah saya. Dan, dulu, saya pernah dengar, kalau mengetes golongan darah, alat yang digunakan adalah stapler. Jadi, ujung jari kita distaples... wow, gambaran yang sangat mengerikan dan tentu saja bikin saya takut buat tes golongan darah.

Sampai empat tahun setelah lulus kuliah pun saya tidak pernah tahu golongan darah saya. Dan, terkadang, terpikir hal-hal yang mengerikan. Duh, kalau saya kenapa-kenapa, bakal susah nyari donor darah karena golongan darah saya belum diketahui. Dan, mesti tes dulu.... Hal itu kadang mengganggu saya. Namun, tentu saja jadi cepat dilupakan dengan kesibukan sehari-hari.

Saya hanya bisa mereka-reka golongan darah saya. Golongan darah ibu saya B. Golongan darah (almarhum) ayah saya O. Jadi, kemungkinan saya B atau O, kan? Jadi, sebenarnya, saya merasa sudah tahu golongan darah yang saya miliki. Tapi, kadang, tetap iri dengan orang-orang yang sudah tahu pasti apa golongan darah yang mereka miliki. Hehe.

Dan, beberapa hari lalu, saya perlu tes darah--wow, saya cuma bisa merem waktu darah saya itu diambil dua tabung kecil. sambil berdoa-doa biar nggak kepikiran. :(
Setelah mbak petugasnya selesai, timbul di pikiran saya. "Mbak, bisa sekalian tes golongan darahnya nggak?" tanya saya sambil masih merasakan tangan kanan saya kaku.
"Oh, bisa," kata si Mbak.
"Bisa pake darah yang itu aja, kan, Mbak?" tanya saya nggak mau rugi. ;D
"Iya, bisa," sahutnya, tapi ada tambahan biaya lagi.
"Oh, iya, nggak apa-apa," sahut saya senang--daripada rugi darah, mendingan rugi duit, kan? ;p

Besoknya, tes darah itu sudah diambil. Dan, akhirnya, setelah bertahun-tahun, saya mengetahui jenis golongan darah saya--tanpa harus menstaples ujung jari tersayang. Horee. ^^

gambar di sini!

1 comment:

zoothera said...

Wid, gambarnya lucu dehh....

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin