Penjual Kenangan

Tuesday, May 16, 2006

Penjual Kenangan


Katanya, harapannya telah lama ia hanyutkan di sungai. Kini, yang ada hanya kenangan yang terus menyesak bagai udara di dalam ruang kaca yang semakin menyempit. Kenangan yang hanya terus berputar-putar, tak beranjak ke mana-mana. Seperti daun yang jatuh, luruh, lalu mengering, dan mungkin membusuk. Hanya kenangan itu yang ada. Kenangan yang tak beranjak ke mana-mana. Adakah yang mau membeli kenangannya? Menukarkannya dengan harapan. Katanya, harapannya telah lama ia hanyutkan di sungai. Dan mungkin telah sampai ke samudra.

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin