Kita duduk di depan perapian itu. Hangat cokelat dari mug berwarna cokelat tanah itu terasa di sela-sela jemariku.
“Kenapa tak diminum?” tanyamu saat menyadari aku hanya mempereratnya di genggamanku.
Aku mengedikkan bahu, tersenyum.
PELACUR dan Luna Maya
-
Luna Maya marah, dan pelacur dia jadikan senjata. “Infotemnt derajatnya lebh
HINA dr pd PELACUR, PEMBUNUH!!!! may ur soul burn in hell!!…” tulisnya
di twit...
11 hours ago

0 komentar:
Post a Comment