Penjual Kenangan

Monday, April 23, 2012

kita hanyalah dua orang asing

i owe the pic!


hei, kau
jangan mencariku. aku tak tersesat. hanya sedang merangkai puzzle baru.
jangan mencariku, atau bahkan mengingat namaku. dan tak perlu menggali dasar kenanganmu untuk mencari di ceruk manakah janji pernah terucap.

jika suatu hari nanti kita bertemu, kita hanyalah dua orang asing. tak terikat masa lalu. juga tak terikat kenangan--ia telah dilumat habis malam-malam kelam. ah, kita memang tak perlu terikat masa lalu karena itu bukan keharusan. dan lagi pula, yang akan kita jalani adalah hari depan, bukan sebaliknya.

kita hanyalah dua orang asing, yang mungkin berpapasan di tengah jalan, bertemu bersebelah jalan atau mungkin dari arah yang berlawanan, dan tak ada alasan untuk saling menanyakan kabar, apalagi memulai perbincangan.

jangan mencariku. karena aku tak tersesat.
aku hanya perlu waktuku sendiri untuk menyelesaikan puzzle yang ingin dan harus kuselesaikan.
jika masih ada yang terasa janggal di tempat yang jauh dalam ruang hatimu, cukup kirimkan doamu. toh, kita kadang juga mengirimkan doa tulus, bahkan untuk orang asing, bukan?

; terima kasih.

3 comments:

Nyi PeDe said...

sweet poem

Enno said...

aaaah...

teruntuk siapakah ini?
*kepo kumat*

:P

Dheril Sofia Nanda said...

izin share ya mbakk... :)) i like this!

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin