Penjual Kenangan

Monday, June 20, 2011

silam dalam arah

gambar di sini!


 ; er

suatu kali, (sesuatu semacam) cinta terjatuh dari genggaman yang tak erat, di antara senja yang melama.
dia hilang begitu saja dalam arah, sudah sejak lama.

beribu-ribu tahun mencari, tak akan pernah kita temukan jejaknya; kita tahu (sudah sejak lama pula).
repih-repih bahagia telah kita cecerkan dalam arah yang bisa membawanya pulangtak ia temukan.
repih bahagia memang tak akan pernah habis, tapi tak akan pernah juga ia temukan dalam segala arahnya itu.
ya, tentu saja, ada saatnya kita tentukan di mana harus hentikan langkah.
(mungkin) bukan menyerah, hanya saja ada kalanya, sesuatu perlu kita tinggalkan (bukan titipkan) pada masa lalu.
dan ada banyak alasan untuk itu: demi keseimbangan semesta, bisa jadi itu salah satu alasannya.

(sesuatu semacam) cinta hilang dalam senja, entah menjelma apa, tak pernah kita bisa menebaknya.
yang kita tahu, dia silam dalam arah; arahnya.

selamat tinggal, sempat kita ucapkan kepadanya. semoga sampai,
dan semoga damai pun selalu bersamanya. :)



4 comments:

gloriaputri said...

aku selalu suka baca tulisannya mba iwied :) trus gambar2 pendukungnya juga pasti bagus bagus kayak yang ini :)

the nice one mba....

rona-nauli said...

ada sesuatu (mungkin semacam cinta juga), setiap membaca tulisan-tulisanmu. indah.

salam kenal, ya :)

Enno said...

hehe wied... ni cewek2 dua dah pd disini aja...

alhamdulillah ternyata kamu jg ga kapok utk trus nulis di blog...

ah senangnya akyu msh bs baca tulisanmu yg indah :)

penjual kenangan said...

@gloria: senang sering dikunjungi, gloria. makasii, ya, dear. ^^

@rona-nauli: makasih dah mampir ya.. mungkin semacam kenangan dengan seseorang ya? :p
salam kenal juga yaa *jabat tangan erat*

@mbak enno: alhamdulillah, mbak. tadinya sempet mau udahan aja, nulis di lapak pribadi aja. tp kalo buka blog, pasti ada yg pengen ditulis. hehe. mgkn akan lbh hati2.

aku bersemangat jg baca postingan mbak enno ttg berbagai cara melacak dan "melindungi" blog. klo masih ada juga yg sangat "giat plagiat" dan ga bisa kita lacak, yah mau apa lagi, mungkin dia mentok abis.

bentuk "apresiasi" dia mgkn patut kita tanggapin jg, mgkn dengan doa semoga "disadarkan" suatu hari nanti. :p

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin