Penjual Kenangan

Tuesday, October 28, 2008

Patah



ada dahan yang patah pagi tadi
di jalan yang kulewati dengan gegas yang terburu-buru
mungkin hujan semalam begitu deras
entahlah--aku begitu lelap
merekatkan keping-keping mimpi--yang tak akan kuselesaikan, sungguh

dahan itu patah pagi tadi atau sudah sejak malamnya?
dihempaskan angin? berderakkah suaranya?
entahlah
yang kutahu, ia patah

padahal, kemarin, di sana, bau rumput yang dipotong disesap pagi
tak sempat kumasukkan tabung kaca, seperti aroma senja yang lalu itu
--aku juga terlalu terburu-buru kali itu

ah, sudahlah,
sepertinya, aku hanya perlu tidak terlalu terburu-buru


Teluk Mandar, 28/10/08

1 comment:

zulhaq said...

sikap buru2 sering mengabaikan hal2 yang seharunsya diketahui dan dilakukan

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin