Penjual Kenangan

Wednesday, September 26, 2012

Silang Hati: Menelusuri Jejak Cinta [Coming Soon]




Bagaimana caraku menatapmu, memandangmu lurus-lurus tanpa rasa bersalah? Karena setiap kali aku berhadap-hadapan denganmu, berusaha bereaksi atas senyuman tulusmu, aku seketika menundukkan kepala. Saat melihatmu, aku melihat dirinya.

Cinta memang bukan sesuatu yang bisa dipermainkan, dan sayangnya, aku baru menyadari ketika benar-benar terperosok ke dalamnya. Seperti pasir isap, sulit bagiku untuk keluar dari segitiga ini.

Ada tiga sisi di cinta ini, ada tiga perasaan yang tengah dipertaruhkan.

Tak seharusnya ini terjadi, aku tahu itu. Tapi, kau dan dia bagaikan air dan udara—bagaimana bisa aku memilih hidup dengan salah satunya saja?


Tuesday, September 25, 2012

Sebuah Tiket

I owe the pic!



Kau bilang, kau masih ingin menikmati suara nyiur dan sepoi angin di kotamu. Juga pagi yang selalu membawakan embun-embun yang terasa manis di lidah pepohonan perdu yang menggeliat menghilangkan kantuk. Kau masih ingin menikmatinya, mencoba menerima dengan sepenuh hati apa yang saat ini telah kau miliki. 

Aku terdiam, bertanya-tanya sendiri. 
Aku punya sebuah tiket untuk kursi kosong di sebelah tempat dudukku, kuselipkan aman di balik saku bajuku. Untuk sebuah perjalanan jauh--mengembara dengan sebuah kapal yang katanya menuju tempat yang membuat kita tak akan pernah lagi mempertanyakan siang ataupun malam. Hari-hari di sana bagai ruang yang selama ini hanya dalam mimpi dan harap terdalam kita, dan waktu melahirkan bahagia dalam setiap detaknya.

Ke sanalah aku akan menuju. Sebuah koper kecil yang memuat segala memori masa lalu telah kusiapkan bersamaku. Sebagai kenang-kenangan ataupun sekadar teman dalam waktu-waktu luang.

Mendengar ucapmu kali ini, bersit tanya meruah dalam hatiku, akankah aku menjadikanmu orang yang tak mensyukuri karunia jikalau kutawarkan tiket ini kepadamu?
Aku terdiam, hanya berani menatapmu diam-diam, kau yang sedang menyesap hangat matahari sore ini, di kotamu. 

Peluit kapal itu telah terdengar sekali lagi, dan sudah saatnya aku beranjak dari kota ini. 
Tiket yang satu itu masih berada di balik saku bajuku, dan hanya untuk satu kali perjalanan. Kau tak akan bisa kembali ke kota ini jika telah kau genggam tiket perjalanan itu.

Aku melangkah, sementara kau berdiri di sana, bagai melebur dengan warna-warna senja, di kotamu ini. Saat aku palingkan wajah sekali lagi ke arahmu, tak ada yang bisa kubaca sebagai isyarat. Lambaikanlah saja tanganmu, itu akan meringankan langkahku. Tapi, kau bergeming dalam sesuatu yang kukenali sebagai harapan--yang kau surukkan serampangan jauh di sudut hati.

Tanya itu seakan hendak meloncat keluar dari bibirku. Akankah aku menjadikanmu orang yang tak mensyukuri karunia jikalau kutawarkan tiket ini kepadamu?

Tapi, ah, ya, Tuhan tahu, aku tak inginkan kau berpaling, dari-Nya.


Thursday, September 20, 2012

kisah pada suatu sore

gambar dari sini!


sore itu, 
kau berjalan di sisiku, 
dan katakan kau menyimpan keping mimpi yang sama.
tapi, di matamu, aku mendapati harapan melarung, jauh.

tak bisakah kita meminta takdir, bukan sekadar mengisyaratkannya,  
untuk menyatukan keping kenangan kita, 
menjadikannya sebentuk cinta?
dan, kita tahu jawabannya—meski tak saling kita ucapkan.

pernahkah kau berpikir, bagaimana jika aku tak datang sore itu?
bagaimana menurutmu?

ya, seharusnya, aku memang tak datang saja sore itu.


Monday, September 10, 2012

resah

gambar dari sini!


aku mendapati wajahmu digelayuti resah,
sementara aku selalu mencari-cari dan selalu berharap menemukan cahaya di matamu.
aku mendapati duka tertera jelas di sana, membuat perih ikut terasa di sudut hati.

kau, jangan hilang harapan,
karena aku takut aku pun akan hilang bersamanya.

kau tahu, aku sering bertanya-tanya, mampukah aku hidup sendiri--tanpamu?
dan, kadang aku merasa, bahwa aku tak mampu....


Tuesday, September 04, 2012

happy pills*

sedang jatuh cinta pada lagu norah jones ini.
oh, ya, pada suatu masa, saya pernah merasa menjelma norah jones loh--meski sampe sekarang nggak bisa nyanyi. hehe. :p






Trying to pick up the pace,
Trying to make it so I never see your face again.
Time to throw this away want to make sure that you never waste my time
Again.

How does it feel?
Oh how does it feel to be you right now dear?
You brought this upon, so pick up your piece and go away from here.

Please just let me go now.
Please just let me go.
Would you please just let me go now?
Please just let me go.

I'm going to get you.
I'm going to get you.
I'm going to get you out of my head.
Get out.

I'm going to get you.
I'm going to get you.
I'm going to get you out of my head.
Get out.

Never said we'd be friends,
Trying to keep myself away from you,
'Cause you're bad, bad news.

With you gone, I'm alive,
Makes me feel like I took happy pills,
And time stand still.

How does it feel?
Oh how does it feel to be the one shut out?
You broke all the rules.
I won't be a fool for you no more my dear.

Please just let me go now.
Please just let me go.
Would you please just let me go now?
Please just let me go.

I'm going to get you.
I'm going to get you.
I'm going to get you out of my head.
Get out.

I'm going to get you.
I'm going to get you.
I'm going to get you out of my head.
Get out.


 ___________________________________
*from Little Broken Hearts

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin